Masyarakat Yahukimo dan Nduga Harap Konflik di Jayawijaya Segera Berakhir

Konflik di Jayawijaya
Konflik di Jayawijaya
Konflik di Jayawijaya – Para korban konflik sementara mengungsi di Sekertariat DPC GMKI Wamena, pasca konflik Rabu, 6 Juni 2018 lalu. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.comKonflik di Jayawijaya.  Masyarakat kabupaten Yahukimo, Nduga, dan beberapa kabupaten lainnya yang berdomisili di Kita Agung Jayawijaya, berharap konflik antar kampung di daerah setempat segera berakhir.

Para korban konflik ini sementara mengungsi di Sekertariat DPC GMKI Wamena, pasca konflik Rabu, 6 Juni 2018 lalu.

Simon Walilo, Sekretaris GMKI Cabang Wamena Jayawijaya menyampaikan, bahwa konflik antar warga masyarakat tersebut sesuai informasi yang dihimpun dari pihak korban, bermula dari peristiwa saling serang antar warga masyarakat dua kampung.

“Yakni, Kampung Wouma atas dan Kampung Walesi Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya via seluler saat dihubungi Papuabaratoke.com, Rabu (14/6/2018).

Peristiwa saling serang tersebut kata dia, bermula dari beberapa warga yang berasal dari Wouma atas dipengaruhi minuman keras (Miras), menyandera masyarakat Walesi dan meminta sejumlah uang untuk membeli miras.

Lantaran permintaan tersebut tak dikabulkan, kelompok yang dipengaruhi miras ini menahan 4 sepeda motor milik pemuda Walesi. Dan pemuda dari Kampung Walesi yang tadinya memilih untuk pulang ke Walesi, kembali mendatangi lokasi itu dengan tujuan ingin mengambil kembali sepeda motor yang disandera tersebut.

“Tetapi tiga motor itu dikembalikan dengan kondisi baik, sementara 1 motor, tidak dikembalikan sehingga dicek ternyata 1 motor itu sudah dijual. Masyarakat Wouma yang tidak menerima langsung saling serang,” ungkapnya.

Saling serang pun berlangsung selama tiga hari. Yakni 6 sampai 8 Juni 2018 dan dari peristiwa tersebut tiga orang warga yang diketahui GMKI, mengalami luka panah hingga dirawat dan ditampung ke Sekertariat GMKI.

Konflik di Jayawijaya
Sekretaris GMKI cabang Wamena, Simon Walilo Saat berdiskusi dengan korban pengungsian di sekretariat GMKI Jalan Trikora Kantor lama Pemuda dan olahraga Kab Jayawijaya. (Foto: Istimewa)

“Ada puluhan orang yang ditampung dan sebagiannya ditampung di kos-kosan dan rumah keluarga. Kami tidak ketahui berapa jumlahnya dan hampir masyarakat satu Kampung Wauma semuanya mengungsi menghindar dari konflik saling serang tersebut,” ucap dia.

Dalam hal makan dan minum serta pakaian sebut dia, sedikit mengalami kewalahan sehingga sangat mengharapkan adanya dukungan moril maupun materil dari semua pihak.

“Kami berharap adanya perhatian untuk membantu saudara-saudara kita dipengungsian, karena peristiwa perang antar warga ini kita semua trauma. Kita minta doa semua pihak sehingga perdamaian segera terjadi dan warga masyarakat dapat hidup tenang serta kembali beraktifitas seperti biasanya,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian setempat.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung

The post Masyarakat Yahukimo dan Nduga Harap Konflik di Jayawijaya Segera Berakhir appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan