Hadiri Pembukaan Manasik, Ini Pesan Wagub Lakotani Untuk Jamaah Umroh

Hadiri Pembukaan Manasik
Hadiri Pembukaan Manasik
Hadiri Pembukaan Manasik – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani didampingi Anggota DPR PB, Haji Mugiyono dan Ketua MUI PB, Haji Ahmad Nausrau, turut menghadiri langsung pembukaan manasik jamaah umroh yang diberangkatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, di ruang meeting Hotel Qyriyat Tanggeng, Jakarta, Rabu (20/6/2018). (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.comHadiri Pembukaan Manasik.  Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani turut menghadiri langsung pembukaan manasik jamaah umroh yang diberangkatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari di Jakarta.

Hadiri Pembukaan Manasik.  Dalam kesempatan ini, Wagub Lakotani menyelipkan beberapa pencerahan dan pesan. Diantaranya meminta para jamaah calon umroh dari Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, untuk mengikuti apa yang disampaikan di dalam manasik.

Menurutnya, apa yang disampaikan dalam manasik tersebut, perlu diterapkan saat mengikuti umroh di madinah dan Mekkah.

“Dari provinsi yang diikutkan ada 75 orang, umat Islam ini banyak. Ada yang belum berangkat. Tapi saya mau katakan, ini panggilan. Karena itu, Bapak/ibu yang dipanggil jika ada yang kritik, tidak apa, Insya Allah tahun depan dia yang akan saya prioritaskan. Jangan kita fitnah, karena bisa membuat dosa,” kata Lakotani saat pembukaan manasik haji di ruang meeting Hotel Qyriyat Tanggeng, melalui siaran pers yang diterima Papuabaratoke.com, Rabu (20/6/2018).

Lakotani mengaku senang berada di tengah para jamaah calon umroh. Ia pun meminta untuk menjaga nama baik Provinsi Papua Barat dan juga nama baik Kabupaten Manokwari.

“Jangan ada muncul di facebook, goyang kasidah, nyanyi-nyanyi di sana. Ikuti apa yang dikasih dalam manasik, jangan ikut yang lain-lain,” tegasnya.

Lakotani juga meminta jamaah umroh untuk menjaga kesehatan, menyiapkan obat-obatan. “Kita sesuaikan dengan kondisi yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MUI PB, Haji Ahmad Nausrau mengucap terima kasih kepada Pemkab Manokwari dan Pemrov Papua Barat, yang telah mengikutkan umroh para guru mengaji, para imam masjid, majelis taklim, tokoh organisasi Islam dan media.

“Tidak banyak daerah yang lakukan itu. Satu hal yang perlu kita ketahui, Gubernur Papua Barat adalah Nasrani, Bupati Manokwari juga adalah Nasrani. Tapi punya kepedulian yang luar biasa. Ini kita harus terus berikan dukungan, baik dalam pelayanan pemerintahan maupun kemaslahatan. Semoga selalu diberkahi oleh Allah SWT,” kata pria asli Papua lulusan Mesir ini.

Ahmad berharap program ini terus dipertahankan, sehingga yang belum mendapat giliran, bisa mendapatkan kesempatan selanjutnya. Bukan hanya umroh, ada juga program haji dari Pemprov Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.

“Program ini, sejak 2017 memfasilitasi 100 persen. Itu juga diambil acak dari kabupaten/kota. Sehingga orangtua yang tak punya kemampuan dana, bisa mengikuti. Tahun ini ada 5 orang dari provinsi. Manokwari juga ada program yang sama,” tuturnya.

Proses umroh ini sedianya dilakukan sebelum Ramadhan, namun karena administrasi di pemerintah daerah yang harus dilewati, sehingga baru berjalan di bulan Syawal. “Sesungguhnya ini bukan karena faktor kesengajaan, karena ada proses administrasi di pemda yang harus dilalui,” kata Ahmad.

Hadiri Pembukaan Manasik
Hadiri Pembukaan Manasik – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani (Ke tiga dari kanan) turut menghadiri langsung pembukaan manasik jamaah umroh yang diberangkatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, di ruang meeting Hotel Qyriyat Tanggeng, Jakarta, Rabu (20/6/2018). (Foto: Istimewa)

Direktur Novavil Tour & Travel, Ustadz Mustafa Yasin dalam kesempatan itu juga mengucapkan
terima kasih kepada Gubernur dan wakil Gubernur Papua Barat, karena untuk kesekian kali, masih mempercayakan pihaknya untuk mendampingi ibadah haji dan umroh.

“Ucapan terima kasih kepada Kabupaten Manokwari yang juga masih percayakan program umroh lewat kami,” kata Mustofa.

Total jumlah umrah tahun ini dari Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari sebanyak 186, termasuk pendamping dan pembimbing. Ada dua grub, grub Kabupaten Manokwari sebanyak 42, dua orang pembimbing. Akan mengikuti umroh plus Turki, Madinah, Mekkah.

Grub Provinsi Papua Barat akan mengikuti umrah reguler, ke Madinah dan Mekkah.

Dijelaskan Mustofa, program umroh yang dipilih Kabupaten Manokwari selama 12 hari, 3 hari di Madinah, 4 hari di Mekkah, 2 hari di Turki. Sedangkan untuk Provinsi umroh reguler 12 hari, 3 hari di Madinah, 7 hari di Mekkah.

Baca Juga:  Wabup Budoyo Resmi Lepas Jamaah Umroh ke Tanah Suci, Ketua MUI: Terimakasih Bapak Bupati

“Program ini dipilih bintang tiga, tapi karena dengan jumlah jamaah yang banyak, kami maksimalkan fasilitas menjadi bintang 5. Ini 200 meter dari Masjidil Haram,” ujarnya.

Acara Manasik dirangkai dengan salaman usai Idul Fitri dan foto bersama Wakil Gubernur Papua Barat.

Para jamaah umroh dijadwalkan berangkat, Kamis (21/6/2018) besok, pukul 11:00 WIB. Dan rencana kembali ke tanah air tanggal 2 Juli mendatang.

Penulis : Kris Tanjung

The post Hadiri Pembukaan Manasik, Ini Pesan Wagub Lakotani Untuk Jamaah Umroh appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan