Pajak Mobil Dinas Menumpuk, Samsat Berikan Teguran

 Ilustrasi - Mobil dinas.

SAPA (TIMIKA) - Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mimika, I Nyoman Putu Arka mengatakan, menerima surat berupa teguran dari Kantor Samsat yang mengklaim bahwa saat ini ada banyak mobil dinas milik Pemkab Mimika yang belum melunasi pajak.

Adanya teguran itu, I Nyoman mendesak agar semua pejabat di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan mobil dinas untuk segera menyelesaikan persoalan pembayaran pajak, sebelum nantinya Samsat mengirimkan surat teguran atau peringatan lanjuntan.

“Jangan sampai hutang pajak terus menumpuk. Kita tidak ingin adanya surat teguran kedua dari samsat. Jadi tolong hal ini diperhatikan,” kata I Nyoman ketika memimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Kamis (5/7).

Setiap pejabat pengguna mobil dinas, kata dia, wajib mengetahui kewajiban yang harus dipenuhi. Dalam hal ini, menggunakan mobil dinas harus disertai dengan membayar pajak ke Kantor Samsat.

“Jangan hanya tahu pakai tapi tidak membayar pajaknya. Tolong diperhatikan surat-suratnya supaya begitu jatuh tempo, pembayaran pajak harus langsung dibayar. Kita tidak boleh terus menumpuk hutang,” katanya.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, I Nyoman juga menegaskan agar semua OPD segera mengajukan surat perintah membayar (SPM) terkait pembayaran gaji 13 bagi semua Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu agar tidak mengalami keterlambatan dan adanya tuntutan dari setiap ASN yang mengklaim belum menerima gaji 13.

“Mohon SPM harus segera dimasukkan ke bagian keuangan. Hal ini saya sampaikan berdasarkan permintaan dari bagian keuangan, karena gaji 13 tidak bisa dicairkan tanpa ada pengajuan SPM dari setiap OPD,” katanya. (Acik)

Tinggalkan Balasan