Tak Ada Panwas Distrik Pleno KPU Jayawijaya Di Skors 10 Menit

Denny/Cepos
Ruang sidang DPRD Jayawijaya yang digunakan untuk melakukan Pleno KPU Jayawijaya dalam Keadaan Sepi pasca pleno Di Skors

WAMENA-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya, Kamis (5/7) menggelar rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua serta pemilihan bupati dan wakil bupati Jayawijaya 2018 di ruang sidang DPRD Jayawijaya sempat terbelit-belit lantaran Panwas distrik tak ada dalam ruangan pleno.

Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo mengatakan, setelah proses panjang tahapan pilbup Jayawijaya dan pilgub Papua 2018, kini telah masuk dalam pleno rekapitulasi perhitungan suara namun karena tak ada keterlibatan panwas hingga pleno tak bisa berjalan dengan cepat

Menurut Adi Wetipo, dari hasil rekapitulasi di tingkat TPS hingga PPD, KPU Jayawijaya menyaring betul di mana saat penyerahan berita acara ke kantor KPU langsung ditanyakan kepada masing-masing PPD, apakah berita acara yang diserahkan itu bermasalah atau tidak, namun pada saat PPD ingin membaca hasil rekap tak didampingi oleh panwas distrik sehingga tak bisa dilanjutkan atas intrusi dari panwas.

“Jadi, saat berita acara yang dimasukan langsung kita tanyakan di kantor KPU yang disaksikan panwas distrik, saksi, dan juga panwas kabupaten, jika tidak ada masalah langsung kita segel dan dimasukkan dalam kotak suara. Sehingga tidak terjadi panjang lebar saat pleno di tingkat kabupaten,”katanya.

“Hingga akan dilakukan pleno komisioner KPU juga tidak tahu hasilnya seperti apa. Untuk itu diharapkan pleno ini bisa berjalan dengan baik, apapun hasilnya agar dapat diterima,”kata Adi Wetipo.
Sementara dari pantauan Cenderawasih pos Pelaksanaan pleno juga dikawal ketat oleh pihak keamanan dalam hal ini kepolisian dan TNI, dibantu SatPol PP Jayawijaya di seputaran area gedung DPRD. Warga tak diperbolehkan masuk apabila tak ada undangan. (jo)

Tinggalkan Balasan