15 PSK Dikenakan Wajib Lapor

15 PSK yang terjaring razia aparat kepolisian Polres Jayawijaya. Saat ini mereka dikenakan wajib lapor.

WAMENA-15 Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring dalam operasi Polres Jayawijaya di Pasar Jibama Wamena saat ini dikenakan wajib lapor oleh Sat Reskrim Polres Jayawijaya sambil melakukan penyelidikan apakah mereka memiliki mucikari yang mempekerjakan mereka.

Kapolres Jayawijaya, AKBP. Jan Reba melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Jefri P Tambunan mengakui, pihaknya masih terus mendalami status mereka, apakah bekerja sendiri atau memiliki seorang mucikari yang mempekerjakan mereka.

“15 PSK yang terjaring di Pasar Jibama itu sampai saat ini kita kenakan wajib lapor dan masih terus mendalami prostitusi terselubung ini dalam kota Wamena,”ungkapnya, Kamis (5/7) kemarin.

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya masih melihat lebih dalam, apakah ada yang mengkoordinir mereka atau mereka hanya pekerja lepas dan sekarang masih dalam proses penyelidikan kepolisian untuk mengetahui unsur pidananya, apakah bisa dikenakan atau tidak.

“Sementara ini kita masih melengkapi berkas perkara atau kelengkapan administrasinya,”jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa tempat, selain Pasar Jibama seperti Kama di Distrik Wesaput juga sudah ditutup.

“Kita akan terus tindak tegas masalah penyakit masyarakat seperti prostitusi, perjudian dan miras yang sering meresahkan masyarakat, kita juga minta masyarakat memberikan informasi kepada kita untuk ditindak lanjuti,”tambahnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan