Hari Ini, Aneka Pakaian Adat Menyatu Dalam Karnaval Budaya Nusantara

Sekda Mimika Ausilius You.

SAPA (TIMIKA) – Hari ini, Sabtu (11/8) aneka pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia yang mendiami Kabupaten Mimika akan menyatu dalam Karnaval Budaya Nasional yang digelar dalam rangkaian kegiatan memeriahkan  Pelaksanaan HUT RI ke 73 tanggal 17 Agustus  mendatang.

Selain ribuan masyarakat yang merupakan peserta dalam karnaval ini, semua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat berdasarkan daerah asal masing-masing.

 “Jangan kita hanya mengimbau masyarakat untuk mengenakan pakaian adat dalam karnaval ini, kita juga harus mengenakan pakaian adat kita masing-masing. Saya minta semua pejabat harus mengenakan pakaian adat masing-masing, karena ini merupakan karnaval budaya Nusantara,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Mimika, Ausilius You ketika memimpin pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Jumat (10/8).

Ia juga meminta agar semua pegawai Pemkab harus terlibat dalam pelaksanaan karnaval ini untuk memberikan semangat dan tauladan kepada seluruh masyarakat Mimika. Dengan demikian, semua pimpinan OPD wajib mengerahkan semua atau utusan dari masing-masing OPD agar bisa mendukung kemeriahan jelang HUT RI di Mimika.

 “Pokoknya semua OPD harus ikut, jangan ada asalan lagi sama saya kalau tidak ada kostum atau apalah. Jika tidak ada kostum untuk tampil, kalian tampil apa adanya , yang terpenting kalian ikut meriakan HUT, jangan meminta masyarakat untuk ikut kegaitan HUT RI,  sementara kalian sendiri tidak ikut,”tuturnya.

Sementara itu, dalam pertemuan evaluasi Seksi Karnaval di ruang pertemuan Kantor Bappeda, Rabu (8/8) lalu, Ketua Seksi Karnaval Budaya Nusantara, Simon Mote mengatakan, semenjak pendaftaran dibuka telah tercatat sebanyak 3000 peserta yang akan mengikuti karnaval tersebut.

Sebanyak 3000 peserta tersebut merupakan gabungan pelajar dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat, Perguruan Tinggi serta masyarakat umum.

Simon juga memaparkan, rute karnaval akan dibagi dua yani, berdasarkan kategori pelajar dan juga masyarakat umum. Dimana, untuk peserta karnaval kategori pelajar, ke luar dari halaman Graha Eme Neme Yauware dan melintasi Jalan Belibis, Jalan Yos Sudarso menuju Katedral Tiga Raja, Jalan Cendrawasih, Jalan Budi Utomo dan kembali berkumpul di  halaman Eme Neme Yauware. Sedangkan untuk peserta kategori Perguruan Tinggi, Instasni Swasta, Polisi, TNI, Pemerintahan serta masyarakat umum akan keluar dari halaman Graha Eme Neme Yauware dan belok kanan masuk Jalan Budi Utomo, belok kiri masuk Jalan Hassanudin,  belok kiri masuk Jalan Yos Sudarso, belok kiri melintasi Jalan Belibis dan kembali berkumpul di Halaman Graha Eme Neme Yauware.

“Karnaval ini juga akan dinilai. Juara 1 peserta kategori pelajar akan mendapat hadiah uang pembinaan Rp 1,5  juta, juara 2 Rp 1.250,000 dan juara 3 Rp 1 Juta. Hadiah yang sama juga untuk peserta kategori umum. Sedangkan untuk juara favorit mendapatkan Rp 3 juta,” jelasnya. (Acik)

Tinggalkan Balasan