Penyelesaian Pembangunan Kantor Distanbun Terkendala Anggaran

Sekdistanbun Mimika, Stepanus Susanta.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Pembangunan Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan (Distanbun), di Jalan Poros Mapurujaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika sudah mencapai 60 persen. Saat ini pembangunan belum selesai karena tidak ada anggaran untuk tahap penyelesaian.

“Pembangunannya sudah 60 persen, tetapi belum bisa diselesaikan tahun ini karena memang tidak ada anggaranya dan disebabkan dengan adanya defisit,” ungkap Sekretaris Distanbun Mimika, Stepanus Susanta saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Jumat (14/9).

Stepanus mengatakan, pembangunan kantor dua lantai dimulai sejak tahun 2017 dengan anggaran dana sebesar Rp8 miliar. Dana ini untuk pembangunan sampai tuntas secara keseluruhan . Namun, sampai saat ini masih banyak hal yang harus diselesaikan seperti, pemasangan plafon, tehel lantai dan hal lainnya. 

“Sampai tahap tiga yang kita anggarakan sebesar delapan miliar. Itu anggaran sampai membangun pagar keliling dan yang lainnya,” katanya.

Mengingat saat ini jumlah pegawai Distanbun telah mencapai 115 orang termasuk penyuluh dan tenaga honor, maka dibutuhkan kantor yang bisa menampung sesuai dengan tugas pokok dan fungsi setiap pegawai. Selain itu, dibutuhkan ruang-ruang untuk penyimpanan arsip ataupun prabot perkantoran lainnya.

Ia juga berharap agar bisa terakomodir pada usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2019. Dengan demikian, pembangunan tersebut bisa diselesiakan dan dimanfaatkan di tahun itu juga.

“Yang namanya kantor dinas pemerintahan itu tentunya butuh kenyamanan. Karena di dalamnya ada bidang, seksi dan stafnya masing-masing. Belum lagi Distanbun mempunyai tenaga penyuluh yang juga membutuhkan ruangan khusus,” jelasnya. (Acik)

Tinggalkan Balasan