Persoalan Cyclop Bakal Diungkap Dalam Festival Cyclop

JAYAPURA – Berbagai persoalan tentang Gunung Cyclop yang selama ini menghidupi masyarakat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura akan dibahas dan dicarikan solusinya pada kegiatan Festival Cyclop 2018. Kegiatan yang melibatkan banyak komunitas di Jayapura ini akan menggunakan lokasi di Pasir VI Jayapura Utara.

  Koordinator kegiatan, Dian Wasaraka menyebut bahwa dari hasil pertemuannya dengan Danrem 172/PWY, Kol Inf J. Binsar P Sianipar dan beberapa perwira Korem ternyata event festival ini mendapat dukungan penuh dari prajurit korem. Tak hanya itu PDAM sebagai perusahaan yang mengelola sumber air dari Cyclop juga menyatakan siap untuk ikut membantu.    

  “Kami bersyukur karena ternyata Korem respek sekali dengan agenda ini. Pak Danrem langsung mengutus anggotanya untuk mengawal dan mensukseskan kegiatan ini. Kami sangat terbantu,” jelas Dian.

   Disampaikan bahwa dalam event perdana ini akan dibarengi dengan seminar yang membahas soal kondisi Cyclop dan persoalannya. Ini termasuk isu terkini terkait kondisi debit air yang terus menurun.

   “Begitu juga dengan perambahan. Banyak perambahan yang masih dilakukan hingga sekarang dan ini tak bisa dipungkiri. Tapi kita tak mencari siapa yang salah, melainkan bagaimana solusinya. Pemilik ulayat atau Ondoafi juga harus mau berkomitmen menjaga tanahnya,” kata Dian. Dari event ini, disebutkan para pemangku kebijakan akan kembali ditodong soal komitmen ikut menjaga Cyclop.

  “Komitmen ini sebelumnya sudah ada dua tahun lalu,  tapi sepertinya tak jalan juga. Ini akan dipertanyakan lagi, sebab tidak mungkin Cyclop yang sudah memberi banyak tetap dibiarkan begitu saja,” imbuhnya.

  Publik juga boleh mempertanyakan mengapa hingga kini air yang masuk ke rumah-rumah seperti semakin berkurang atau bahkan berhari-hari tidak mengalir. “Ini akan kita bahas semua begitu juga ancamannya ke depan. Semoga dari Festival Cyclop ini akan muncul kesadaran yang mau ikut menjaga,” pungkasnya. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan