Dikerjakan manual selama 14 tahun, Lapter Brukmakot siap digunakan

Jayapura, nirmeke.com – Pada tanggal 7 Januari 2019 lalu, penginjil Simson Samuel Awom sekaligus Humas dari Gereja Revormasi Papua (GJRP) memasukan surat ijin leanding lapangan terbang Brukmakot, Korowai Batu ke dinas perhunungan provinsi Papua.

Selaku penginjil di daerah pedalaman Korowai, Pdt. Simson Samuel Awom mengatakan surat ijin leanding uji coba lapangan terbang Brukmakot oleh pesawat MAF di harapkan layak digunakan keperluan pelayanan kedepan. Jumat, (18/01/2019).

Warga Brukmakot saat bergotong-royong membangun lapangan terbang – Kopkedat Papua

“Kami telah memasukan permohonan ijin pendaratan padahuluan ke kantor Dinas Perhubungan Provinsi Papua di seksi yang mengurus lapangan terbang baru di daerah terpencil,” katanya.

Lanjutnya lapangan terbang Brukmakot ini sudah dikerjakan swadaya oleh masyarakat setempat bersama pihak gereja GJRP yang di pimpin dirinya bersama para penginjil-penginjil di Korowai.

“Lapangan ini sudah di kerjakan cukup lama dan makan tahun. sejak Januari 2005 sampai Tahun 2018 Bulan Oktober selesai,” ujarnya.

Ia berharap lapangan terbang ini cepat bisa di fungsikan demi percepatan pembangunan dan juga akses ke daerah Korowai khususnya di kampung Brukmakot bisa lebih mudah karena selama ini kami hanya mengunakan heli dan itu cukup mahal.

Sementara itu ketua Kopkedat Papua Yan Akobiarek yang juga sebagai aktivis kemanusiaan di Korowai mengatakan bahwa pernah pemda Yahukimo (bupati) berjanji dihadapan warga untuk memberikan bantuan dalam proses pengerjaan lapangan namun hanya tinggal janji.

“Kami hanya dapat bantuan makanan dari seorang Misionaris Amerika di Korowai Danowage Pdt. Trevor. Bama itu beliau kirim pake Heli Vida buat warga yang sedang kerja lapangan dan juga alat kerja seperti gerobak, pacul, sekop dan Lingis,” kata Yan.

“Kami berharap agar proses uji lending akan bisa segera di lakukan oleh ijin Perhubungan dan pesawat MAF bisa masuk. Dan bandara Brukmakot ini akan melayani beberapa daerah di sana seperti kampung Ayak, Okmakot, Abiowage, Woman dan masyarakat sekitar yang tersebar di dusun-dusun di sekitarnya,” harap Yan.

Untuk diketahui bersama kata Yan, panjang lapangan terbang Brukmakot adalah 500 meter dan di kerjakan dengan tenaga manusia tanpa alat berat. (*)

Editor      : Agus Pabika

The post Dikerjakan manual selama 14 tahun, Lapter Brukmakot siap digunakan appeared first on NIRMEKE | Milik Bersama.

Tinggalkan Balasan