Antisipasi Kendala Pemilu 2019, KPU Papua Adakan Bimtek Tungsura

Komisioner KPU Provinsi Papua, Melkianus Kambu. (Foto-Dok-Sapa)

SAPA(TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penghitungan dan pemungutan rekapitulasi suara (Tungsura) kepada seluruh KPU ditingkat kabupaten/kota selama tiga hari di Jayapura guna mengantisipasi adanya kendala dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.

Komisioner KPU Papua Divisi Teknis, Melkianus Kambu mengatakan acara yang akan digelar dari tanggal 18-20 mendatang merupakan tindak lanjut dari kegiatan bimtek yang diselenggarakan KPU RI di Belitung beberapa waktu lalu.

“Khusus untuk yang membidangi teknis, yang akan menggunakan situng (Sistem penghitungan) suara pada pemilu 2019. Ada beberapa materi yang nantinya akan diberikan kepada 29 KPU kabupaten/kota,” ujarnya saat dihubungi Salam Papua, Minggu (10/2).

Nantinya materi yang akan dibahas mulai dari pemungutan dan perhitungan suara, rekapitulasi hasil pemungutan suara hingga penetepan hasil pemilu 2019.

“Kami harapkan satu minggu setelah mereka (KPU tingkat kabupaten/kota) menerima materi dapat ditindaklanjuti ke tingkat bawah, yakni PPD dan PPS,” ujarnya.

Hal tersebut, kata dia, lantaran dalam proses perhitungan hingga penetapan hasil pemilu 2019 memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan sebelumnya, dimana terdapat lima surat suara. “Sehingga nantinya bisa diselesaikan hingga tingkat bawah,” katanya.

Selain itu dalam bimtek tersebut juga akan membahas sistem perhitungan untuk menentukan jumlah kursi, yakni menggunakan sistem ganjil.

Dijelaskannya, dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebutkan bahwa, partai politik harus memenuhi ambang batas parlemen sebanyak 4 persen dari jumlah suara. Setiap partai politik yang memenuhi ambang batas akan dibagi dengan bilangan pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3, 5, 7 dan seterusnya.

“Semisal, untuk kursi pertama akan dibagi dengan pembagi 1. Partai yang menang selanjutnya akan dihitung dengan pembagi 3 untuk mendapatkan kursi kedua. Kalau partai yang menang tersebut mendapatkan dua kursi makan selanjutnya partai itu akan dibagi dengan angka 5,” jelasnya. (Salma) 

Tinggalkan Balasan