Tim Pamatwil Pemilu Cek Distribusi Logistik Pemilu

Ketua Tim Pamatwil Polda Papua Kombes Pol dr. Ramon Amiman saat melihat secara langsung  pergeseran logistik Pemilu di Gudang Logistik KPU di Gedung Pertemuan LPP RRI Merauke, Senin (15/4). Sulo/Cepos

MERAUKE- Perwira  Pemantau Wilayah (Pamatwil) Polda Papua   untuk Kabupaten Merauke Kombes Pol dr. Ramon Amiman bersama anggotanya AKBP Tober Sirait, SIK didampingi Waka Polres Merauke Kompol Y. S. Kadang, S.Sos melakukan pengecekan Logistik dan distribusikan Logistik Pemilu 2019 di Gudang  KPU di Gedung RRI Merauke, jalan Ahmad Yani Merauke,  Rabu (15/4).

   Kunjungan diawali dari Kantor KPU kemudian ke gudang  logistrik. Saat di Kantor KPU, rombongan diterima Sekertaris KPU Kabupaten Merauke Edy Rianto Marselus, SE  sekitar pukul 10.30 WIT.

   Pada kesempatan tersebut, Ketua Pamatwil KOMBES POL dr. Raimond Amiman menanyakan tentang kesiapan KPU, masalah logistic serta pergeseran logistik    pemilu ke TPS-TPS. Sementara saat ke gudang logistik di  Gedung Pertemuan RRI Merauke, tim  diterima Devisi Teknik Pemilu dan Hubmas KPU Merauke Michael Sarawan.

  Tim Pamatwil selanjutnya melihat langsung kesiapan logistik Pemilu yang akan digeser ke TPS-TPS tersebut.  Kepada seluruh anggota Polri yang melaksanakan pengamanan di TPS TPS agar melekat dengan logistik Pemilu guna mengawal dan mengamankan logistik Pemilu tersebut.

   Sementara itu, terkait dengan pengamananan pemilu, Ketua Tim Pamatwil Polda Papua Kombes Pol dr Ramon Animan, menekankan  kepada seluruh  personel Polri dan TNI yang  melakukan pengamanan  distribusi logistik maupun  saat hari H pemilu 17 April besok, untuk tetap menjaga  netralitasnya.

“Netralitas sebagai anggota Polri  harus tetap  kita jaga,’’ tandas Kombes Pol Ramon Animan  saat menggelar  apel  pergeserean personel  ke TPS-TPS  di   halaman apel Mapolres Merauke,  Senin (15/4).

  Ramon menjelaskan, bahwa dalam rangka Pemilu ini, Kapolda Papua telah menugaskan semua  pejabat utama untuk turun  ke wilayah untuk mendampingi Kapolres sehingga apabila ada hal-hal permasalahan yang terjadi,  maka pihaknya bisa  langsung memberikan saran.

    Ia juga menjelaskan bahwa    untuk pengamanan akan lebih mengutamakan   preventif sedangkan penggunaan kekuatan refresif dilakukan secara selektif. ‘’Mudah-mudahan di Merauke   ini tidak perlu, karena masyarakatnya cukup kondusif  seperti yang saya alami sejak tugas di Merauke selama 13 tahun,’’  terangnya.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan