Tidak ada yang usir pengungsi dari posko 

Para pengungsi di posko induk Gunung Merah, beberapa waktu lalu – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) dengan 31 jiwa yang saat ini masih ditampung di Asrama Puspenka Sentani, beberapa hari lalu mendatangi kediaman Bupati Jayapura. Para pengungsi ini mengaku diusir dari tempat penampungan mereka.

Terkait hal ini, Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Sumarsono, menyatakan sangat tidak benar dengan adanya perlakuan seperti itu.

Menurutnya, keberadaan pengungsi di sejumlah posko saat ini masih tetap didata dan juga diberi perhatian setiap hari.

“Tidak benar dengan adanya informasi tersebut,” jelas Sumarsono, yang ditemui Jubi di Sentani. Kamis (13/6/2019).

Dikatakan, posko pengungsian di Puspenka, saat ini pengungsi ang tersisa sembilan KK, rencananya akan disatukan di satu tempat karena asrama yang digunakan ini milik gereja dan ada sejumlah kegiatan yang akan dilakukan di sini dengan memanfaatkan asrama tersebut.

“Ada kegiatan para pendeta se Tanah Papua. Itu informasi yang kami dapat. Oleh sebab itu, para pengungsi akan kami satukan, bukan diusir,” ungkapnya.

Sementara itu, Temi Senandi, staf posko Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), yang saat ini menangani pengungsi di posko Puspenka, Toladan, dan Kampung Netar, mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya pengusiran terhadap pengungsi di Puspenka.

“Pengungsi yang pergi ke kediaman Bupati Jayapura juga kami tidak tahu, karena malam-malam mereka bergerak ke sana,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Temi, pengungsi di Puspenka memang sering terjadi persoalan di internal pengungsi sendiri, padahal pihaknya sudah mengatur dengan baik, memberikan fasilitas yang dapat digunakan, tetapi ada saja yang meminta lebih.

“Kalau soal pengusiran terhadap pengungsi ini sama sekali kami tidak tahu, karena tinggal beberapa kepala keluarga, kami sarankan untuk disatukan dengan warga Kemiri yang ada di SKB, tetapi mereka tidak setuju. Sementara kita ditugaskan untuk terus mendata dan mengawasi mereka, sebab ada orang luar juga yang dimasukan lagi dalam asrama yang ditinggali oleh pengungsi,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

The post Tidak ada yang usir pengungsi dari posko  appeared first on JUBI.

Tinggalkan Balasan