Ributkan Elemen Pemanas Air, Seorang Napi Aniaya Teman Satu Kamar Hingga Meninggal Dunia

Metro Merauke – A.Syarifudin, narapidana kasus perlindungan anak yang sedang menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Merauke, Papua, Selasa malam (8/10) dinyatakan meninggal dunia setelah beberapa jam menjalani perawatan medis di RSUD Merauke.

Korban dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami rasa sakit yang hebat di bagian kepala akibat menjadi korban penganiayaan sesama napi yang juga sebagai kepala kamar, Otniel alias Otis.

Hal tersebut dikemukakan Pelaksana harian Kepala Lapas Merauke, Bekti Utomo kepada wartawan, Rabu (9/10).

“Sebelumnya korban mengeluh sakit di bagian kepala dan tahap awal ditangani di ruang kesehatan Lapas. Tidak lama setelah itu korban mengaku sakitnya semakin parah dan akhirnya petugas rujuk ke RSUD jam 17.30 WIT untuk perawatan. Sekitar jam 20.30 WIT korban dinyatakan meninggal,” jelasnya.

Diungkapkan Bekti, sebelum kejadian nahas itu, pelaku dan korban yang sama-sama menghuni barak III sempat terlibat perselisihan. “Pengakuan pelaku mereka ribut soal elemen pemanas air.”

“Entah mengapa saat kejadian jam 17.00 WIT pelaku tiba-tiba memukul korban yang tengah duduk di ruang tahanan. Akibatnya, bagian kepala korban terbentur jeruji besi hingga terjatuh,” jelasnya.

Atas kejadian itu, pelaku saat ini telah ditahan di Polres Merauke untuk menjalani proses hukum.

“Terkait terjadinya pemukulan masih akan diselidiki dan kasus ini tengah ditangani pihak kepolisian,” tukasnya.

Sedangkan jenazah korban, lanjutnya, sudah diserahkan kepihak keluarga untuk dimakamkan. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan