Air Mata Ungkapan Kebahagiaan

Metro Merauke – Salah satu perlombaan yang menyedot perhatian seribuan masyarakat dari Distrik Malind dan Distrik Kurik, Kabupaten Merauke dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Golkar ke-55  di Kampung Kumbe adalah lari 10 kilometer laki-laki serta 5 kilometer untuk perempuan.

Betapa tidak, tak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan dana sangat fantastis bagi pemenang. Khusus juara I laki-laki, hadiahnya adalah uang tunai senilai Rp 10 juta. Sedangkan perempuan uang Rp 5 juta.

Sore itu, Jumat (18/10) sekitar pukul 15.00 WIT, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kabupaten Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik melepas secara resmi  peserta perlombaan di dua titik berbeda.

Awalnya Anitoe Basik-Basik melepas 96 peserta perempuan. Setelah itu menuju ke Kurik melepas peserta laki-laki yang berjumlah 120 orang untuk lari dengan titik akhir di lapangan bola Kumbe. Pelepasan ditandai dengan mengangkat bendera.

Dari pantauan Metro Merauke, disepanjang jalan menuju Kampung Kumbe, masyarakat berdiri di pinggir kiri dan kanan jalan. Sekaligus memberikan support atau dukungan kepada pelari.

Lebih  heboh lagi warga telah memadati  lapangan bola Kumbe sambil menunggu para pelari baik laki-laki maupun perempuan yang duluan memasuki garis finish. Teriakan histeris dan tepuk tangan tak terbendung.

Untuk laki-laki, Kasper Mahaka keluar sebagai juara satu dengan catatan waktu 42,15 menit (nomor punggung 176) yang jarak larinya 10 kilometer. Sedangkan juara dua Piter Manuputy, catatan waktu 42.47 menit, nomor punggung 167. Juara tiga Opon Albunig (43,35) menit, nomor punggung 137.

Kasper Mahaka saat memasuki garis finish di lapangan bola Kumbe | LKF

Sementara perempuan adalah Frederika W Cabui, berhasil mencapai titik finish pertama dengan catatan waktu 25.16 menit. Urutan kedua, Yoseva Adus Ndiken (26.21 menit) dan juara tiga Emiliana Kaize (26.31) menit.

Setelah semua peserta tiba digaris finish dan beristirahat, satu jam kemudian, mereka yang keluar sebagai juara, langsung dipanggil berdiri di depan. Sekaligus diumumkan secara resmi oleh panitia, karena nanti akan mendapatkan hadiah berupa uang yang diserahkan besok malam.

Dari moment itu, ada sesuatu yang unik. Karena peserta yang keluar sebagai juara, Frederika W Cabui, siswi kelas I  SMPN I Kumbe tak mampu membendung air matanya. Bahkan bersujud syukur di tanah, karena keluar sebagai juara satu.

Frederika W Cabui, siswi kelas I  SMPN yang menangis setelah keluar sebagai juara pertama | LKF

“Saya tidak menyangka bisa bersaing dengan teman-teman lain hingga tembus di garis finish, setelah berlari sepanjang 5 kilometer. Ini suatu kebanggaan. Karena baru pertama kali mengikuti lomba lari dan berada di garis terdepan,” ungkapnya.

Dengan hasil gemilang didapatkan, iapun akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 5 juta dari panitia. “Uang itu akan saya gunakan dengan sebaik mungkin untuk membeli kebutuhan di sekolah dan lain-lain,” ungkapnya.

Frederika juga menyampaikan terimakasih kepada Partai Golkar yang telah menyelenggarakan perlombaan dimaksud. Bahkan menyiapkan hadiah sangat besar kepada pemenang.

Sementara Gaspar Mahaka, juara satu lari 10 kilometer mengaku, selama ini dirinya tak pernah latihan berlari. Begitu mendapat informasi kalau ada perlombaan lari, iapun ikut mendaftarkan diri.

“Selama ini saya lebih fokus kerja di sawah. Kalau latihan lari tidak pernah,” ujarnya dengan santai.

Gaspar mengaku sangat senang ketika keluar sebagai juara satu dan berhak mendapatkan uang tunai senilai Rp 10 juta. “Uang ini akan saya gunakan  membeli motor bekas. Begitu terima besok malam, lusanya akan ambil motor,” katanya.

Ditanya aktivitas yang dilakukan sehari-hari, Gaspar mengaku hanya ke sawah membantu orangtua. “Memang saya hanya tamat SMP dan tak lanjut ke SMA lagi,” tuturnya.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik menambahkan, anak-anak Marind memiliki bakat atau talenta sangat luar biasa. Mestinya harus diresponi cepat pemerintah.

Bagi para pemenang, menurutnya, akan diberikan hadiah dalam bentuk uang. Juara satu laki-laki uang Rp 10 juta. Sedangkan juara II dan III,  disesuaikan, tetapi juga uang yang diberikan.

Begitu juga perempuan, juara satu menerima Rp 5 juta dan juara II,III juga dalam bentuk uang. Tetapi nilainya tidak sama. (LKF)

Tinggalkan Balasan